AKTOR KESOHOR ITU ASLI SENDANG KULON - KANGKUNG - KENDAL





Bagi penikmat film lawas era 50-an pasti tidak asing dengan aktor yang satu ini. Adalah Bambang Irawan aktor dan sutradara Indonesia kesohor tanah air di masanya. lahir di Sendangkulon, Kangkung, Kendal, Jawa Tengah, 5 Februari 1932. Ia juga merupakan ayah dari aktris Ria Irawan. Debut karirnya dimulai saat ia bermain dalam film Tiga Dara (1956) dimana ia sebagai pemain. Dirinya juga sempat membuat perusahaan bernama PT Agora Film, yang meproduksi dan sekaligus ia menjadi pemainnya.

Bambang mulai melibatkan diri dalam dunia film pada 1955, sebagai pembantu penata suara dalam pembuatan film "Manusia Sutji" yang berlokasi di Bali. Tetapi karena waktu itu kekurangan pemain, maka sutradara Alam Surawidjaja sebagai sutradara tiba-tiba saja meminta Bambang untuk ikut main dalam film tersebut. Selain itu, sutradara Usmar Ismail mengajak Bambang ikut membintangi film Tiga Dara (1956) bersama si 'tiga dara' Chitra Dewi, Indriati Iskak, dan Mieke Wijaya. Ternyata film ini termasuk salah satu film laris Indonesia pada tahun 1950-an. Dan sejak itu Bambang Irawan mulai dikenal sebagai pemain film.  
Bambang Irawan (paling kiri) dalam film "Pedjuang"

Tahun-tahun berikutnya ia hampir selalu membintangi film-film produksi Perfini, seperti Asrama Dara (1958), Tjambuk Api (1958) dan Pedjuang (1960). Setelah delapan tahun menekuni dunia film, pada 1963 ia (bersama Hardjo Muljo) mendirikan perusahaan film yang mereka beri nama PT Agora (Arena Gotongrojong Artis) Film. Dalam periode 1963-1975, perusahaan ini berhasil memproduksi 21 film, dimana Bambang menjadi pemeran utama, sekaligus produsernya. Bahkan 8 film di antaranya ia merangkap sebagai sutradara. Antara lain dalam film Mahkota (1967), Insan Kesepian (1971), dan Sopir Taksi (1973).

Sejak 1976, Agora Film tidak lagi memproduksi film. Setelah menderita sakit yang cukup lama, Bambang Irawan wafat pada 8 Oktober 1979. Dua putrinya, Dewi Irawan (unggulan dalam film Titian Serambut Dibelah Tujuh, FFI 1983) dan Ria Irawan (Pemenang Citra, FFI 1988, sebagai aktris Pembantu dalam film Selamat Tinggal Jeanette) mengikuti jejaknya. Belakangan, hanya Ria Irawan dan Ade Irawan (istri Bambang Irawan) yang masih tetap menekuni dunia film dan sinetron. 


Diolah dari banyak sumber
Share on Google Plus

About Sis Maula

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar